Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Dompet Dhuafa Ajak Pasien Gangguan Jiwa Bertamasya

Mikhael Gewati
Kompas.com - Jumat, 11 Oktober 2019
Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Dompet Dhuafa Ajak Pasien Gangguan Jiwa BertamasyaDOK. Humas Dompet DhuafaSejumlah pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dari Yayasan Jamrud Biru, mengikuti tamasya di Kebun Raya bersama LPM Dompet Dhuafa, Kamis (10/10/2019).


KOMPAS.com
– Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh pada Kamis (10/10/2019) Dompet Dhuafa mengajak pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa ( ODGJ) untuk beraktivitas di alam.

Dompet Duafa pun mengandeng Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM)-nya untuk mengajak 30 pasien ODGJ dari Yayasan Jamrud Biru Bekasi bertamasya ke Kebon Raya, Bogor, Jawa Barat. 

Anggota LPM Dompet Dhuafa, Ahmad Fitro menjelaskan kegiatan tersebut merupakan salah satu dari ragam Program Bimbingan Rohani Pasien (BRP) dari LPM.

“30 ODGJ ini diajak mengelilingi Kebun Raya Bogor menggunakan armada wisata, lengkap bersama tour guide yang menginformasikan ragam hayati di sana,” ujarnya.

Baca juga: Deteksi Dini Gangguan Jiwa dengan Olah Rasa, Cara Cegah Bunuh Diri

Tak hanya bertamasya mereka di sana juga mengadakan ragam kegiatan, seperti lomba adzan, puisi, shalawat dan mengaji, lomba menggambar, serta mewarnai.

Sementara itu, Pendiri Yayasan Jamrud Biru Bekasi, Hartono mengatakan, meski mengalami ganggunan jiwa para pasien ODGJ adalah manusia yang punya nurani.

"Sebagai manusia, saya sangat iba. Lihat saja itu mereka makan sangat lahap,” ujar Hartono.

Ia pun memandingkan ODGJ dengan pengemis yang sering mendapat perlakukan bertolak belakang. 

“Jika ada pengemis di jalan, orang-orang memberinya uang atau makanan, Namun, bila ada mereka (ODGJ), orang-orang memberi kayu bahkan batu," kata Hartono. 

PenulisMikhael Gewati
EditorMikhael Gewati