KOMPAS.com - Dompet Dhuafa sebagai lembaga amil zakat nasional terus memainkan peran strategis dalam menghimpun serta mengelola dana umat untuk kesejahteraan bersama.
Pada 1 Syawal 1446 Hijriah (H) yang jatuh pada Senin (31/3/2025), Dompet Dhuafa mengumumkan hasil penghimpunan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf ( ziswaf) selama Ramadhan 1446 H.
Penghimpunan dana pada 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 13,79 persen dibandingkan Ramadhan tahun sebelumnya. Hal ini menandakan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam berbagi untuk sesama.
Ketua Dewan Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika (YDDR), Ahmad Juwaini menyatakan bahwa peningkatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Dompet Dhuafa semakin kuat.
"Alhamdulillah, kenaikan penghimpunan ini tidak hanya menjadi capaian bagi Dompet Dhuafa, tetapi juga mencerminkan peran aktif masyarakat Indonesia dalam menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui lembaga," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (2/4/2025).
Baca juga: Manfaat dan Keutamaan Wakaf di Bulan Ramadhan
Dompet Dhuafa tidak hanya menghimpun dana, tetapi juga menyalurkannya melalui berbagai program yang bertujuan memberdayakan masyarakat.
Melalui lima pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kemanusiaan, serta dakwah dan budaya, Dompet Dhuafa menghadirkan berbagai program yang memberikan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan.
Beberapa program yang telah dijalankan selama Ramadhan 1446 H, antara lain Muliakan Anak Yatim, Grebek Kampung, Tebar Zakat Fitrah, Parsel Ramadan, Sadar Kebersihan Makam Selama Ramadan (Sekar), serta program internasional seperti Ramadan di Palestina.
Selain itu, Dompet Dhuafa juga menyelenggarakan Pos Mudik Ceria dan Mudik Gratis, yang membantu ribuan perantau kembali ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Baca juga: Lebaran di Negeri Tanpa Takbir, Begini Cerita Haru Perantau Malang di Jerman
Dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan dana umat, Dompet Dhuafa terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.
Tidak hanya dengan mitra pengelola zakat (MPZ), tetapi juga dengan tokoh masyarakat, komunitas, serta publik figur yang memiliki visi yang sama dalam menebar kebaikan.
Milenial pun menjadi kelompok yang mendominasi daftar donatur. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin sadar akan pentingnya berbagi dan berkontribusi dalam penyelesaian masalah sosial, ekonomi, dan kemanusiaan.
“Terima kasih kepada para donatur dan mitra kebaikan yang telah berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa selama Ramadhan 1446 H. Insyaallah, setiap kebaikan bapak-ibu sekalian selalu tersampaikan dan menjadi kekuatan bersama dalam upaya pemberdayaan sesama,” ujar Ahmad Juwaini.
Dompet Dhuafa berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih luas di masa mendatang.