Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Amalia Purnama Sari
Kompas.com - Jumat, 5 Maret 2021
Sejumlah anak tuli di Purbalingga mendapatkan bantuan alat bantu dengar (ABD) dari donatur Dompet Dhuafa, Rabu (3/3/2021). Bantuan tersebut sekaligus sebagai wujud memeriahkan World Hearing Day.DOK. Dompet Dhuafa Sejumlah anak tuli di Purbalingga mendapatkan bantuan alat bantu dengar (ABD) dari donatur Dompet Dhuafa, Rabu (3/3/2021). Bantuan tersebut sekaligus sebagai wujud memeriahkan World Hearing Day.

KOMPAS.com – Direktur Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa unit Purwokerto Titi Ngudiati mengatakan, pihaknya terus berupaya membantu rehabilitasi anak-anak tuli.

Salah satu wujud rehabilitasi itu, kata Titi, adalah dengan penyaluran alat bantu dengar ( ABD) kepada anak-anak tuli di Purbalingga.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran sekaligus Hari Pendengaran Sedunia (World Hearing Day) yang jatuh setiap tanggal 3 Maret.

Penyerahan itu diberikan secara langsung di Kantor Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Tingkat Penyaluran Efektif, Dompet Dhuafa Raih ACR Zakat Core Principle

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (5/3/2021), Titi mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu anak-anak tuli tersebut.

“Terima kasih para donatur atas kebaikan yang diberikan. Bantuan ini merekahkan senyum anak-anak tuli di sini,” ungkapnya.

Penyerahan ABD itu disaksikan secara langsung oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi. Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang disalurkan Dompet Dhuafa.

“Saya berharap para penerima ABD tidak berkecil hati dan tidak semangat belajar, sehingga apa yang dicita-citakan nanti akan terwujud,” pesannya.

Tiga anak dengan semangat belajar tinggi

Adapun tiga anak terpilih pada tahap pertama penyaluran ABD itu adalah Defis Putra (6), siswa kelas 1 sekolah luar biasa (SLB); Ikhya Tamamul Khuluq (9), siswa madrasah ibtidaiyah (MI); dan Azura Sabrina Khairi (8), siswi kelas 2 SLB.

Baik Defis, Ikhya, maupun Azura merupakan anak-anak tuli yang berasal dari keluarga tidak mampu. Kendati demikian, ketiganya memiliki semangat belajar tinggi, tidak kalah dengan anak-anak normal pada umumnya.

Meski memiliki keterbatasan pendengaran, mereka tetap bersekolah dan tidak pernah merasa dikucilkan dari lingkungan dan komunitas.

Orangtua Ikhya, Mushodiq (62), merupakan guru honorer di salah satu madrasah swasta di Kabupaten Purbalingga.

Baca juga: Optimalisasi Ziswaf untuk Entaskan Kemiskinan, Dompet Dhuafa kembangkan DD Farm

Di tengah keterbatasan ekonomi, Mushodiq sempat sekali membelikan Ikhya ABD, meskipun hanya sebelah. Namun, seiring berjalannya waktu, ABD itu pun rusak.

Melihat kondisi itu, Dompet Dhuafa mengupayakan pembelian satu set ABD untuk Ikhya. Dengan demikian, Ikhya bisa semakin giat belajar.

"Dengan segala keterbatasan kami sebagai orangtua, membeli ABD rasanya sangat mustahil, terlebih di masa pandemi. Namun, melihat semangat anak, tentu (kami) berpikir bagaimana caranya mendapatkan alat tersebut. Alhamdulillah, ada kebaikan para donatur Dompet Dhuafa,” ujar Mushodiq.

Kondisi serupa dialami ibunda Azura, Siti Mistohatun (44), janda tiga anak yang bekerja sebagai buruh pencabut benang di industri konveksi rumahan di Dusun Pekiringan, Karangmoncol, Purbalingga.

Baca juga: Pada 2020, Dompet Dhuafa Distribusikan Lebih dari 42.000 Hewan Kurban

Siti mengatakan, satu set ABD harganya setara dengan satu unit motor. Ia sempat tidak percaya bisa mendapatkan bantuan ini.

“Saya tahu informasi ini dari pihak SLB sejak tahun lalu. Alhamdulillah, tahun ini doa saya terkabul. Akhirnya bisa memberikan ABD untuk Azura,” ceritanya.

Sekadar informasi, penyaluran ABD tersebut merupakan salah satu aktivitas program Peduli Tunarungu Indonesia yang digagas LKC Dompet Dhuafa unit Purwokerto sejak 2016.

Baca juga: Ini Upaya Dompet Dhuafa Percepat Solusi Stunting di Indonesia

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Februari 2017, sebanyak lima persen dari populasi dunia atau sekitar 360 juta orang menderita gangguan pendengaran.

Tidak hanya bantuan ABD, program itu turut mengajak komunitas-komunitas lain yang peduli pada isu disabilitas tuli untuk memberi pendampingan.

Di samping itu, ada pula kampanye bahasa isyarat, screening gangguan pendengaran, dan seminar.

PenulisAmalia Purnama Sari
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
K3I Apresiasi Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Bagi Masyarakat
K3I Apresiasi Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Bagi Masyarakat
Inspirasi
Maksimalkan 200 Hektar Sawah Di Cirebon, Dompet Dhuafa Kolaborasi dengan 173 Petani
Maksimalkan 200 Hektar Sawah Di Cirebon, Dompet Dhuafa Kolaborasi dengan 173 Petani
Inspirasi
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?
Inspirasi
Sebagai Bentuk Apresiasi, Dompet Dhuafa Bekali Para Relawan dengan Skill Vertical Rescue
Sebagai Bentuk Apresiasi, Dompet Dhuafa Bekali Para Relawan dengan Skill Vertical Rescue
Inspirasi
Tingkatkan Kesadaran Warga akan Bahaya TB, Dompet Dhuafa Sulsel Gelar Program Ketuk Pintu
Tingkatkan Kesadaran Warga akan Bahaya TB, Dompet Dhuafa Sulsel Gelar Program Ketuk Pintu
Inspirasi
Kolaborasi DMC Dompet Dhuafa dan Tim SAR Kepulauan Seribu Jadi Sarana Upgrade Skill Relawan
Kolaborasi DMC Dompet Dhuafa dan Tim SAR Kepulauan Seribu Jadi Sarana Upgrade Skill Relawan
Inspirasi
Bantu Korban Gempa Sulbar, Dompet Dhuafa Resmikan RS Lapangan di Mamuju
Bantu Korban Gempa Sulbar, Dompet Dhuafa Resmikan RS Lapangan di Mamuju
Inspirasi
Kisah Rahman, Lulusan Teknik yang Ingin Jadi Peternak
Kisah Rahman, Lulusan Teknik yang Ingin Jadi Peternak
Inspirasi
Sadar Manfaat Besar Lidah Buaya, Ibu Ini Bentuk Komunitas Budi Daya di Gunung Kidul
Sadar Manfaat Besar Lidah Buaya, Ibu Ini Bentuk Komunitas Budi Daya di Gunung Kidul
Inspirasi
Tak Hanya Kemanusiaan, Dompet Dhuafa Juga Bergerak Demi Melestarikan Lingkungan
Tak Hanya Kemanusiaan, Dompet Dhuafa Juga Bergerak Demi Melestarikan Lingkungan
Inspirasi
Entaskan Kemiskinan, Program Dompet Dhuafa Farm Diapresiasi Wabup Deli Serdang
Entaskan Kemiskinan, Program Dompet Dhuafa Farm Diapresiasi Wabup Deli Serdang
Inspirasi
Dompet Dhuafa Bagikan 150 Al-Quran ke Madrasah di Padeglang
Dompet Dhuafa Bagikan 150 Al-Quran ke Madrasah di Padeglang
Inspirasi
Dompet Dhuafa Luncurkan Layanan GeNose, Warga Tak Mampu Dapat Tes Gratis
Dompet Dhuafa Luncurkan Layanan GeNose, Warga Tak Mampu Dapat Tes Gratis
Inspirasi
Atasi Kekeringan di Desa Suro, Dompet Dhuafa Bantu Buatkan Sumur Bor
Atasi Kekeringan di Desa Suro, Dompet Dhuafa Bantu Buatkan Sumur Bor
Inspirasi
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD
Inspirasi