Maksimalkan 200 Hektar Sawah Di Cirebon, Dompet Dhuafa Kolaborasi dengan 173 Petani

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Rabu, 14 April 2021
Jajaran manajemen Dompet Dhuafa bersama para petani pemberdayaan yang tergabung dalam DD Farm Sentra Padi Kaliwedi, menggelar panen perdana, akhir pekan lalu. Panen tersebut sekaligus sebagai bukti bahwa Dompet Dhuafa tengah menyiapkan beras terbaik dari petaninya untuk program Tebar Zakat Fitrah di Ramadan ini.DOK. Humas Dompet Dhuafa Jajaran manajemen Dompet Dhuafa bersama para petani pemberdayaan yang tergabung dalam DD Farm Sentra Padi Kaliwedi, menggelar panen perdana, akhir pekan lalu. Panen tersebut sekaligus sebagai bukti bahwa Dompet Dhuafa tengah menyiapkan beras terbaik dari petaninya untuk program Tebar Zakat Fitrah di Ramadan ini.

KOMPAS.comDompet Dhuafa melalui program Social Trust Fund (STF) berkolaborasi dengan 173 petani pemberdayaan di bawah komando koperasi Masjid Al Muhtadin (MAM).

Hasilnya mereka berhasil melakukan panen perdana untuk 200 hektar (ha) lahan pada Minggu (11/4/2021).

Adapun panen tersebut menghasilkan sekitar 10,5 ton gabah per ha dan total 2.100 ton dalam masa tanam empat bulan di Guwa Lor, Kaliwedi, Kabupaten Cirebon.

Direktur Pemberdayaan dan Pengembangan Ekonomi Dompet Dhuafa Dhoni Marlan mengatakan, program STF merupakan pilot project pertama Dompet Dhuafa dengan koperasi .

“Di kolaborasi ini, kami bawa sistem baru untuk menumbuhkan kesejahteraan perekonomian berbasis pertanian," jelasnya di depan para petani yang hadir di panen perdana tersebut dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Dhoni menjelaskan, Dompet Dhuafa melalui program STF menggulirkan modal usaha guna memajukan dan memberdayakan masyarakat untuk menggarap lahan 1000 ha dan mendukung program ketahanan pangan.

Program ini dilatarbelakangi kondisi Indonesia yang merupakan negeri agraris dengan lahan pertanian yang luas. Namun, sayangnya nasib sebagian besar petani masih belum masuk di level sejahtera.

Biaya yang tinggi dan manajemen penghasilan yang tak seberapa, membuat banyak petani kelimpungan. Untuk itu, Dompet Dhuafa pun mengalokasikan sebagian amanah donatur untuk menggarap potensi tersebut.

Mengusung konsep perpaduan antara bisnis sosial dengan pengelolaan dana sosial, langkah tersebut mampu memangkas tata niaga yang panjang dan merugikan.

Baca juga: Sebagai Bentuk Apresiasi, Dompet Dhuafa Bekali Para Relawan dengan Skill Vertical Rescue

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan Ketua Koperasi Al Muthadin Syahrudin mengatakan, pihaknya senang dengan kolaborasi ini.

Dia menerangkan, gabah yang dihasilkan adalah dari jenis gabah KEBO. Bibit gabah yang dipakai berukuran besar yang di produksi langsung masyarakat setempat.

Produksinya juga menggunakan sistem baru modal penyertaan untuk menggulirkan program tersebut.

“Jadi, Dompet Dhuafa memberikan modal untuk produksi, kami yang mengelola sampai panen lagi dan nantinya hasil panen tersebut 5 persennya disalurkan untuk berzakat yang juga akan memberdayakan sesame,” ujarnya.

Senada, Kuwu (Kepala Desa) Guwa Lor Haji Matsudi juga mengapresiasi program ini.

Pihaknya merasa hasil panen ini sangat bermanfaat untuk masyarakat dalam menjalankan kewajiban dunia dan akhirat.

“Sebab, mereka dapat memenuhi perekonomian keluarga sekaligus menjalankan perintah agama untuk berzakat," ungkapnya.

Baca juga: Bantu Korban Gempa Sulbar, Dompet Dhuafa Resmikan RS Lapangan di Mamuju

Adapun, program panen yang memberdayakan 173 petani untuk menggarap 200 ha sawah di Desa Guwa Lor tersebut menggabungkan sistem tradisional dan modern.

Selain memberikan akses petani dalam pembiayaan, program zakat produktif juga berdampak menstabilkan harga hasil panen.

Hal tersebut, yentunya akan memangkas sistem ijon dan menguatkan kolaborasi antar penggerak dalam mensejahterakan perekonomian petani.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Jelang Lebaran, 20 Anak Yatim dapat Voucher Belanja dari Dompet Dhuafa
Jelang Lebaran, 20 Anak Yatim dapat Voucher Belanja dari Dompet Dhuafa
Inspirasi
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel
Inspirasi
Ingin Warga
Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila
Inspirasi
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru
Inspirasi
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati
Inspirasi
Optimalkan Produktivitas Pertanian, Dompet Dhuafa Gandeng UGM Ciptakan Inovasi
Optimalkan Produktivitas Pertanian, Dompet Dhuafa Gandeng UGM Ciptakan Inovasi
Inspirasi
Pria Ini Wakafkan Rumah Antik Senilai Rp 1,2 Miliar untuk Rumah Quran
Pria Ini Wakafkan Rumah Antik Senilai Rp 1,2 Miliar untuk Rumah Quran
Inspirasi
Gandeng Komunitas Kampung Bacili, Dompet Dhuafa Garap Mural Mitigasi Bencana
Gandeng Komunitas Kampung Bacili, Dompet Dhuafa Garap Mural Mitigasi Bencana
Inspirasi
Lewat Grebek Kampung, Dompet Dhuafa Bantu Kampung Halimun Cianjur
Lewat Grebek Kampung, Dompet Dhuafa Bantu Kampung Halimun Cianjur
Inspirasi
"Inspiring Library" Dompet Dhuafa, Buat Perpustakaan SD di Gunung Kidul Disukai Anak-anak
Inspirasi
Gelar Simulasi Siaga Gempa, Dompet Dhuafa Ajarkan Kesiapsiagaan Bencana
Gelar Simulasi Siaga Gempa, Dompet Dhuafa Ajarkan Kesiapsiagaan Bencana
Inspirasi
DD Tekno Jamin Biaya Kematian dan Pemulasaraan Mitra Dompet Dhuafa
DD Tekno Jamin Biaya Kematian dan Pemulasaraan Mitra Dompet Dhuafa
Inspirasi
K3I Apresiasi Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Bagi Masyarakat
K3I Apresiasi Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Bagi Masyarakat
Inspirasi
Maksimalkan 200 Hektar Sawah Di Cirebon, Dompet Dhuafa Kolaborasi dengan 173 Petani
Maksimalkan 200 Hektar Sawah Di Cirebon, Dompet Dhuafa Kolaborasi dengan 173 Petani
Inspirasi
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?
Inspirasi