Wujudkan “Kurban Asik Tanpa Plastik,” Dompet Dhuafa Komitmen Kurangi Penumpukan Sampah Saat Idul Adha

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Sabtu, 10 Juli 2021
Direktur Komunikasi dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa, Bambang Suherman suarakan Kurban Asik Tanpa Plastik dalam seminar daring Pengendalian Sampah Plastik Saat Iduladha, Kamis (8/7/2021).
DOK. Humas Dompet Dhuafa Direktur Komunikasi dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa, Bambang Suherman suarakan Kurban Asik Tanpa Plastik dalam seminar daring Pengendalian Sampah Plastik Saat Iduladha, Kamis (8/7/2021).

 

KOMPAS.com –  Dompet Dhuafa berkomitmen untuk menyalurkan daging kurban tanpa sampah plastik pada Idul Adha 2021. Oleh karena itu, lembaga amil zakat ini mengampanyekan “ Kurban Asik Tanpa Plastik”.

“Setiap hari besar atau momentum terkait lingkungan di Indonesia maupun dunia, kami selalu hadir dengan berbagai kampanye berbau isu lingkungan. Hal ini termasuk dalam momentum kurban, kami mengusung tema bersama, yaitu ‘Kurban Asik Tanpa Plastik,’ tutur Direktur Komunikasi dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa Bambang Suherman dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (10/7/2021).

Bambang menjelaskan, Kurban Asik Tanpa Plastik merupakan salah satu komitmen Dompet Dhuafa dalam mengurangi penumpukan sampah saat Idul Adha. Pengurangan tersebut dimulai dari penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban.

Untuk diketahui, pernyataan tersebut ia sampaikan memberikan edukasi bersama Filantropi Indonesia dan Belantara Foundation melalui Philanthropy Sharing Session Eps. 6 dari Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi secara virtual, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Entaskan Kemiskinan, Program Dompet Dhuafa Farm Diapresiasi Wabup Deli Serdang

Adapun kegiatan itu disiarkan langsung melalui channel Youtube Dompet Dhuafa Televisi (DDTV) bertajuk “Pengendalian Sampah Plastik Saat Idul Adha”.

Selain Bambang Suherman, kegiatan tersebut turut dihadiri beberapa narasumber lain, di antaranya Aryanie Amellina sebagai Environment and Climate Action Specialist United Nations Children's Fund (UNICEF) Indonesia dan Dwi Sasetyaningtyas selaku Chief Executive Officer (CEO) Sustaination.

Lebih lanjut Bambang mengatakan, langkah-langkah luar biasa yang diambil Dompet Dhuafa bersama pihak terkait mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Untuk menjaga kelestarian lingkungan, Bambang menyatakan, pihaknya telah berupaya mengganti kemasan daging menggunakan besek.

Baca juga: UU Minerba Dinilai Akan Memperburuk Kelestarian Lingkungan Hidup

Upaya tersebut dilakukan Dompet Dhuafa sebagai lembaga yang turut berperan dalam pengelolaan hewan kurban di seluruh dunia.

“Sejak beberapa tahun lalu hingga hari ini, Dompet Dhuafa masih tetap konsisten untuk mengganti kantong plastik sebagai wadah distribusi kurban dengan menggunakan besek atau daun,” jelas Bambang.

Bahkan, sebut dia, dalam pelaksanaan program Tebar Hewan Kurban (THK), Dompet Dhuafa menggunakan besek atau pengganti plastik sebagai standar operasional dalam pendistribusian.

Menurut Bambang, langkah tersebut juga sekaligus untuk memberdayakan para pengrajin besek dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Baca juga: Maju Mundur Pelaku UMKM Menyusun Business Plan

Ia mengaku, Dompet Dhuafa berusaha mengikuti budaya lokal di setiap daerah dalam penggunaan kemasan untuk pendistribusian daging kurban.

Misalnya, penggunaan daun pisang, talas dan pinang dipilih untuk pendistribusian di beberapa daerah.

“Selain mengikuti kebiasaan masyarakat sekitar, kebiasaan ini berdampak besar dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” ujarnya.

Untuk diketahui, pendistribusian daging dengan menggunakan plastik sekali pakai dapat menimbulkan penumpukan sampah yang sulit diurai.

Baca juga: Penumpukan Sampah di Muara Angke, Walhi Bilang Penanganan Dimulai dari Darat

Tidak hanya plastik, limbah dari penyembelihan hewan kurban seperti darah dan kotoran juga dapat mencemari lingkungan.

Fakta tersebut mencerminkan bahwa pengelolaan limbah yang buruk, terutama saat Idul Adha, dapat menimbulkan permasalahan lingkungan berupa penumpukan sampah.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK), Indonesia menghasilkan 64 juta ton sampah per hari.

Saat Hari Raya Idul Adha, angka tersebut bisa meningkat karena adanya limbah penyembelihan dan pendistribusian daging kurban.

Baca juga: MUI Terbitkan Pedoman Ibadah Idul Adha dan Kurban Saat PPKM Darurat

Kampanye pengurangan limbah plastik

Pada kesempatan yang sama Dwi Sasetyaningtyas menjelaskan, kerusakan lingkungan dapat terjadi jika peningkatan volume sampah plastik semakin meningkat dan tidak dikelola dengan baik.

Oleh karenanya, ia memberikan beberapa alternatif dalam mengelola sampah dan penggunaan kemasan ramah lingkungan sebagai gaya hidup baru bagi masyarakat.

“Hal ini merupakan tantangan besar bagi seluruh lapisan masyarakat guna menjaga kelestarian lingkungan dan kehidupan manusia pada masa yang akan datang,” ujar Tyas.

Terkait pengelolaan sampah saat Idul Adha, ia mengatakan, inti dari berkurban adalah berbagi kepada orang lain.

Baca juga: Panduan Lengkap Shalat Hari Raya Idul Adha dan Kurban Saat PPKM Darurat

Menurut Tyas, meskipun penggunaan besek lebih mahal, langkah itu merupakan cara berbagi dengan saudara yang lain, seperti pengrajin besek.

“Esensi berkurban adalah berbagi untuk kesejahteraan orang lain. Nilai amal dan sedekah itu tidak berbeda dengan berkurban,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Aryanie Amellina menjelaskan, dampak pencemaran lingkungan terutama sampah plastik juga dapat berpengaruh terhadap anak-anak.

Untuk itu, kata dia, UNICEF Indonesia mempunyai program kampanye pengurangan penggunaan kemasan plastik sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Cara BliBli Kurangi Penggunaan Sampah Plastik

Sebagai salah satu kalangan penerima dampak negatif, anak-anak akan turut serta menyuarakan kampanye tersebut.

“Kami terus mengajak anak-anak dan remaja untuk belajar bersama melalui program U-Reporters yang dapat menerima informasi dari UNICEF,” ujar Aryanie.

Dalam program tersebut, ia mengaku, pihaknya telah mengampanyekan program pengurangan sampah plastik pada perayaan World Impairment Day.

“Di sini terlihat antusiasme tinggi dari anak-anak dan remaja untuk mengurangi sampah plastik dan akan berlanjut dengan kampanye ‘Kurban Asik Tanpa Plastik’,” jelas Aryanie.

Perlu diatasi bersama

Kepala Subdirektorat Barang dan Kemasan Direktorat Pengelolaan Sampah Kementerian LHK Ujang Solihin Sidik yang juga hadir sebagai narasumber menjelaskan, berdasarkan data Kementerian LHK, peningkatan volume sampah saat perayaan Idul Adha perlu diatasi bersama.

Upaya itu dapat dilakukan dengan meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola hewan kurban, mulai dari penyembelihan hingga pendistribusian daging hewan kurban.

“Banyak sekali manfaat dari pengelolaan hewan kurban apabila dikelola dengan baik. Salah satunya pemberdayaan usaha kecil menengah yang berbasis ekonomi masyarakat. Kurban itu asyik tanpa sampah plastik,” ujar Ujang.

Sebelumnya, Ketua Badan Pengurus Filantropi Indonesia Rizal Algamar mengatakan, Idul Adha merupakan momentum tepat untuk mendorong pengurangan penggunaan sampah plastik.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat untuk kita semua. Semoga, kita dapat bergotong royong serta berkontribusi dalam mengurangi penggunaan sampah plastik di Indonesia,” ucapnya.

Tak lupa, Rizal turut memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber yang hadir. Menurutnya, kehadiran mereka menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorAgung Dwi E
Terkini Lainnya
Ajak Masyarakat Peduli Nakes, Dompet Dhuafa Serukan Gerakan “Surat untuk Nakes”
Ajak Masyarakat Peduli Nakes, Dompet Dhuafa Serukan Gerakan “Surat untuk Nakes”
Inspirasi
Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan 50 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Palestina
Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan 50 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Palestina
Inspirasi
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau
Inspirasi
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban
Inspirasi
Berdayakan Masyarakat, Sentra Ternak Dompet Dhuafa Lampung Rekrut Peternak Muda
Berdayakan Masyarakat, Sentra Ternak Dompet Dhuafa Lampung Rekrut Peternak Muda
Inspirasi
Dompet Dhuafa Antar Paket Makanan Bergizi untuk Pasien Covid-19 Isoman
Dompet Dhuafa Antar Paket Makanan Bergizi untuk Pasien Covid-19 Isoman
Inspirasi
Permintaan Pemulasaran Jenazah Tinggi, Dompet Dhuafa Optimalkan Armada Barzah
Permintaan Pemulasaran Jenazah Tinggi, Dompet Dhuafa Optimalkan Armada Barzah
Inspirasi
Dompet Dhuafa Yogyakarta Ajak Masyarakat Bantu Warga yang Jalani Isoman
Dompet Dhuafa Yogyakarta Ajak Masyarakat Bantu Warga yang Jalani Isoman
Inspirasi
Wujudkan “Kurban Asik Tanpa Plastik,” Dompet Dhuafa Komitmen Kurangi Penumpukan Sampah Saat Idul Adha
Wujudkan “Kurban Asik Tanpa Plastik,” Dompet Dhuafa Komitmen Kurangi Penumpukan Sampah Saat Idul Adha
Inspirasi
Dompet Dhuafa Gandeng RSUD Kebayoran Lama Luncurkan “RS Lapangan Covid-19
Dompet Dhuafa Gandeng RSUD Kebayoran Lama Luncurkan “RS Lapangan Covid-19"
Inspirasi
Bantu Warga Terdampak Covid-19, Dompet Dhuafa Salurkan 168 Karung Beras di 8 Titik
Bantu Warga Terdampak Covid-19, Dompet Dhuafa Salurkan 168 Karung Beras di 8 Titik
Inspirasi
Peringati Milad Ke-28, Dompet Dhuafa Hadirkan Food for Dhuafa dan Bantuan Kesehatan
Peringati Milad Ke-28, Dompet Dhuafa Hadirkan Food for Dhuafa dan Bantuan Kesehatan
Inspirasi
Ekselensia Tahfiz School Dompet Dhuafa Bogor Luluskan 5 Hamilul Qur’an
Ekselensia Tahfiz School Dompet Dhuafa Bogor Luluskan 5 Hamilul Qur’an
Inspirasi
Bersama Pemkab Deli Serdang, Dompet Dhuafa Waspada Bantu Korban Bencana Angin Puting Beliung
Bersama Pemkab Deli Serdang, Dompet Dhuafa Waspada Bantu Korban Bencana Angin Puting Beliung
Inspirasi
Peduli Warga Palestina, Dompet Dhuafa Salurkan 1.500 Paket
Peduli Warga Palestina, Dompet Dhuafa Salurkan 1.500 Paket "Hot Meals"
Inspirasi