Dompet Dhuafa dan Kemenkes Teken MoU Program Kesehatan Lansia

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Rabu, 7 September 2022
Penandatanganan MoU antara Kemenkes RI dengan Dompet Dhuafa untuk mewujudkan Swakelola Program Sosialisasi dan Koordinasi Gerakan Sehat Lansia, Jakarta, Selasa (6/9/2022).

DOK. Humas Dompet Dhuafa Penandatanganan MoU antara Kemenkes RI dengan Dompet Dhuafa untuk mewujudkan Swakelola Program Sosialisasi dan Koordinasi Gerakan Sehat Lansia, Jakarta, Selasa (6/9/2022).

 

KOMPAS.com - Dompet Dhuafa berupaya mendukung pemerintah dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Upaya ini dilakukan melalui kerja sama dengan Direktorat Usia Produktif dan Lanjut Usia (Lansia) Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kerja sama kedua pihak itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pelaksanaan swakelola program sosialisasi dan koordinasi gerakan kesehatan lansia di Le Méridien Jakarta, Tanah Abang, Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Selasa (6/8/2022).

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan oleh Direktur Dakwah, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Dompet Dhuafa Ahmad Sonhaji, Direktur Resource Mobilization (Remo) Dompet Dhuafa Etika Setiawanti, serta Direktur Usia Produktif dan Lansia Kemenkes Kartini Rustandi.

Kesepakatan kerja sama itu merupakan wujud komitmen Dompet Dhuafa untuk membentuk setidaknya 1.000 lansia sehat, mandiri, aktif, dan produktif (SMART) melalui pemberdayaan masyarakat.

Adapun kegiatan yang akan dicanangkan berupa edukasi, pemeriksaan kesehatan, dan deteksi dini kesehatan fisik maupun mental.

Baca juga: Selain Kesehatan Fisik, Ahli Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Anak

Direktur Dakwah, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Dompet Dhuafa Ahmad Sonhaji mengatakan, program kerja sama tersebut bertujuan mengoptimalkan peran lansia sebagai agent of change (AoC) atau agen perubahan.

Peran lansia sebagai AoC adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mengedukasi sesama lanjut usia, serta terlibat aktif dalam skrining dan layanan kesehatan lansia.

“Upaya ini dilakukan berkoordinasi dengan puskesmas setempat di wilayah kerja Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Jawa Tengah (Jateng) dan LKC Sumatera Selatan (Sumsel) melalui penguatan pos sehat Dompet Dhuafa dengan semua stakeholder terkait,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (7/9/2022).

Sementara itu, Direktur Resource Mobilization (Remo) Dompet Dhuafa Etika Setiawanti menyebutkan, target pelaksanaan program tersebut akan berada di empat kabupaten atau kota di dua provinsi.

Adapun dua provinsi yang dimaksud, yaitu Jateng dan Sumsel. Program ini juga akan berlangsung hingga Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Pengembangan SDM Berkualitas Penting untuk Jawab Krisis Pangan, Energi, dan Iklim Global

“Program tersebut akan menjadi program berkelanjutan di bidang pembangunan kesehatan dalam rangka mendukung pengembangan SDM Indonesia yang unggul,” ujarnya.

Perlu strategi implementatif

Pada kesempatan yang sama, Direktur Usia Produktif dan Lansia Kemenkes Kartini Rustandi mengatakan, program tersebut memerlukan strategi implementatif yang melibatkan kerja sama.

“Utamanya kerja sama dengan berbagai pihak seperti organisasi profesi atau organisasi kemasyarakatan. Hal ini berguna demi kesinambungan program,” katanya.

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2022, penduduk Indonesia mencapai 274,74 juta orang dengan jumlah pekerja sebanyak 135,61 juta orang.

Dari data BPS, Kartini mengatakan, peningkatan proporsi usia kerja menjadi tantangan sekaligus peluang.

Baca juga: 52 Persen Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Berasal dari Kelompok Usia Kerja

“Diperkirakan, puncak bonus demografi di Indonesia terjadi pada 2035. Hal ini adalah kondisi mayoritas penduduk Indonesia berada pada usia produktif,” ujarnya.

Dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada masa tersebut, Kartini meyakini, Indonesia memiliki peluang menjadi negara maju.

Di samping itu, sebut dia, proyeksi fenomena ageing population atau penuaan penduduk akan mencapai 19,9 persen pada 2045. Hal ini dapat menjadi bonus demografi kedua bagi Indonesia.

“Fenomena penuaan penduduk itu dapat terjadi jika para lansia masih bisa berdaya dan produktif,” imbuh Kartini.

Meski demikian, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menyebutkan bahwa telah terjadi peningkatan faktor risiko perilaku penyebab prevalensi penyakit tidak menular.

Baca juga: Mengenal Bahaya Penyakit Tidak Menular dan Cara Mencegahnya

Adapun persentase faktor risiko itu dialami penduduk kurang mengkonsumsi buah dan sayur sebesar 95,5 persen, penduduk memiliki kebiasaan merokok 33,8 persen, dan 33,5 persen penduduk kurang beraktivitas fisik.

“Banyaknya persentase faktor risiko perilaku penyebab prevalensi penyakit tidak menular itu menandakan perlunya penguatan promotif dan preventif,” jelas Kartini.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Dompet Dhuafa-IHA Terus Kawal 11 Truk Bantuan Kemanusian Menuju Palestina
Dompet Dhuafa-IHA Terus Kawal 11 Truk Bantuan Kemanusian Menuju Palestina
Inspirasi
Lewat
Lewat "Gubug Sinau", Dompet Dhuafa Hadirkan Wadah Mengaji bagi Lansia
Inspirasi
Temu KolaborAksi untuk Palestina, Dompet Dhuafa Paparkan 3 Skema Penyaluran Bantuan
Temu KolaborAksi untuk Palestina, Dompet Dhuafa Paparkan 3 Skema Penyaluran Bantuan
Inspirasi
HUT Ke-22, LKC Dompet Dhuafa Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
HUT Ke-22, LKC Dompet Dhuafa Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
Inspirasi
Dompet Dhuafa Kirim Bantuan Tahap II untuk Warga Palestina
Dompet Dhuafa Kirim Bantuan Tahap II untuk Warga Palestina
Inspirasi
Gelar Konser Kemanusiaan untuk Palestina, Dompet Dhuafa Kumpulkan Donasi hingga Rp 1 Miliar
Gelar Konser Kemanusiaan untuk Palestina, Dompet Dhuafa Kumpulkan Donasi hingga Rp 1 Miliar
Inspirasi
LPI Dompet Dhuafa Raih Trofi Perak di Ajang SNI Awards 2023
LPI Dompet Dhuafa Raih Trofi Perak di Ajang SNI Awards 2023
Inspirasi
Dompet Dhuafa Panen Raya Melon Greenhouse PTGL bersama Donatur, Bukti Wakaf Alirkan Banyak Manfaat
Dompet Dhuafa Panen Raya Melon Greenhouse PTGL bersama Donatur, Bukti Wakaf Alirkan Banyak Manfaat
Inspirasi
Berkat Program Desa Tani, Dompet Dhuafa Raih Penghargaan Terbaik SDGs Action Award 2023
Berkat Program Desa Tani, Dompet Dhuafa Raih Penghargaan Terbaik SDGs Action Award 2023
Inspirasi
Salurkan Kebaikan Rakyat Indonesia, Dompet Dhuafa Kirim Ribuan Bantuan untuk Palestina
Salurkan Kebaikan Rakyat Indonesia, Dompet Dhuafa Kirim Ribuan Bantuan untuk Palestina
Inspirasi
Tingkatkan Literasi Ekonomi Syariah, Dompet Dhuafa Undang Pakar Keuangan Syariah ke AS
Tingkatkan Literasi Ekonomi Syariah, Dompet Dhuafa Undang Pakar Keuangan Syariah ke AS
Inspirasi
Gelar Rakernas, Dompet Dhuafa Bekali Dai dengan Strategi Pengembangan Dakwah di Indonesia
Gelar Rakernas, Dompet Dhuafa Bekali Dai dengan Strategi Pengembangan Dakwah di Indonesia
Inspirasi
Hari Santri Nasional, Dompet Dhuafa Lanjutkan Pembangunan Gedung Asrama bagi Santri PTGL
Hari Santri Nasional, Dompet Dhuafa Lanjutkan Pembangunan Gedung Asrama bagi Santri PTGL
Inspirasi
Jaga Kelestarian Budaya Silat, Dompet Dhuafa Gelar Festival Kampung Silat Jampang 2023
Jaga Kelestarian Budaya Silat, Dompet Dhuafa Gelar Festival Kampung Silat Jampang 2023
Inspirasi
Gelar Wakaferse Goes to Car Free Day, Dompet Dhuafa Ajak Kaum Muda Berwakaf
Gelar Wakaferse Goes to Car Free Day, Dompet Dhuafa Ajak Kaum Muda Berwakaf
Inspirasi