Perkuat "Soft Diplomacy" RI, Dompet Dhuafa Galang Wakaf untuk Islamic Center Indonesia di Kroasia

Kompas.com - 09/07/2025, 14:09 WIB
Tsabita S. Naja,
Dwi NH

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dompet Dhuafa mengambil peran aktif dalam upaya pembangunan Islamic Center Indonesia di Osijek, Kroasia, dengan menggalang wakaf dari masyarakat untuk mendukung kelanjutan proyek tersebut.

Lembaga filantropi ini hadir sebagai mitra pemerintah Indonesia dalam menyalurkan donasi tambahan dan mengajak publik berwakaf, guna menjadikan Islamic Center sebagai pusat penyebaran nilai Islam moderat di Eropa serta memperkuat soft diplomacy Indonesia.

Penyerahan bantuan tahap awal telah dilakukan oleh Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Anis Matta kepada Mufti Aziz Ef. Hasanovic, disaksikan oleh Kepala Lembaga Pengembangan dan Investasi Wakaf Dompet Dhuafa Prima Hadi Putra, Senin (7/7/2025).

“Bantuan ini bukan sekadar penyerahan dana, tetapi juga penyerahan harapan dan jembatan persahabatan lintas benua,” ujar Prima dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (9/7/2025).

Bantuan senilai 1 juta euro tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah RI melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (Indonesia Aid) untuk pembangunan Islamic Center di Osijek, Kroasia.

Pembangunan Islamic Center sejalan dengan visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yang kini menjadi prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, terutama terkait penguatan toleransi dan harmoni antarumat beragama.

Baca juga: 2 Sekutu Bersitegang, Trump Desak Korsel Bayar Bantuan Militer AS

Visi dalam Asta Cita pemerintah berlandaskan nilai-nilai Pancasila, yang tidak hanya menjadi panduan bagi kehidupan berbangsa di dalam negeri, tetapi juga mencerminkan peran aktif Indonesia di kancah global dalam mewujudkan perdamaian dan harmoni dunia.

Prima menuturkan bahwa soft diplomacy—seni memengaruhi melalui budaya, nilai, dan kebijakan—memainkan peran penting dalam hubungan bilateral Indonesia-Kroasia.

Baca juga: Cerita Film Sore Istri dari Masa Depan Syuting di Kroasia dan Finlandia

Pihak Kroasia, termasuk Pemerintah Kota Osijek, menyambut baik pembangunan Islamic Center ini, sebagai bentuk penguatan toleransi dan rekam jejak Indonesia dalam nilai-nilai Islam universal.

Sebagai informasi, Osijek merupakan kota terbesar keempat di Kroasia dengan populasi Muslim sekitar 5.000 jiwa.

Pemerintah Kota Osijek telah menyetujui penggunaan lahan seluas 3.000 meter persegi (m²) dan bangunan seluas 900 m² untuk proyek tersebut. 

Namun, pembangunan yang dimulai pada akhir 2023 itu kini terhenti karena kendala pendanaan akibat adanya peningkatan kebutuhan anggaran yang signifikan.

Alasan dipilihnya Kroasia

Survei lokasi pembangunan Islamic Center di Osijek, Kroasia, Senin (7/7/2025).Foto/videographer: Riko Desendra Survei lokasi pembangunan Islamic Center di Osijek, Kroasia, Senin (7/7/2025).

Prima menjelaskan bahwa Kroasia merupakan permata tersembunyi di jantung Eropa yang tak pernah diduga menjadi pusat perhatian diplomasi Indonesia. Namun, di balik keindahan lanskapnya, Kroasia menyimpan kisah harmoni yang patut dicontoh.

Untuk diketahui, Islam merupakan agama terbesar ketiga di Kroasia dengan sekitar 1,3 persen populasi Muslim yang telah mengakar sejak berabad-abad lalu.

“Keistimewaan Kroasia terletak pada bagaimana komunitas Muslimnya, meski minoritas, dapat terintegrasi dengan baik dan dihormati. Mereka bukan kelompok terpinggirkan, melainkan bagian integral dari mozaik budaya Kroasia dengan hak-hak yang dilindungi konstitusi,” jelas Prima.

Salah satu buktinya adalah keberadaan Masjid Zagreb, salah satu masjid terbesar di Eropa, yang menjadi simbol perkembangan komunitas Muslim di wilayah tersebut.

Baca juga: AC Milan Dibekuk Dinamo Zagreb, Saat Rossoneri Turuti Kemauan Cannavaro...

Atas dasar itu, Kroasia dinilai menjadi wadah ideal bagi Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Islam dan modernitas dapat hidup berdampingan dalam harmoni. Pesan ini sangat relevan dan dibutuhkan oleh dunia yang kerap dilanda perpecahan.

Pembangunan Islamic Center di Osijek menjadi pilar strategis soft diplomacy Indonesia. Proyek ini dirancang sebagai pusat penyebaran Islam moderat ala Indonesia di Eropa.

Melanjutkan peran inspiratif Masjid Istiqlal yang dibangun di Sarajevo, Bosnia, pada 1995, Islamic Center Osijek akan mendirikan masjid bernama serupa yang bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat persahabatan antara Indonesia dan Kroasia.

Baca juga: Sheila Dara Latihan Jatuh hingga Bahasa Kroasia untuk Main di Sore Istri dari Masa Depan

Pembangunan Islamic Center ini akan memperkuat citra Indonesia di mata dunia sebagai aktor global yang bertanggung jawab, mempromosikan nilai-nilai positif, dan menjadi contoh koeksistensi antaragama.

Selain itu, Islamic Center akan menjadi pusat pembelajaran dan praktik Islam yang damai, toleran, dan inklusif, untuk melawan narasi ekstremisme serta menyediakan ruang dialog antaragama dan budaya.

Keberadaan Islamic Center ini juga akan meningkatkan hubungan bilateral Indonesia-Kroasia dengan menciptakan ikatan budaya dan spiritual yang melampaui diplomasi formal. 

Baca juga: Gaduh Pembangunan Islamic Center di Jambi, Dewan Minta Aparat Hukum Turun Tangan

Proyek ini akan memberdayakan komunitas muslim lokal di Osijek, menyediakan fasilitas esensial untuk praktik keagamaan dan kegiatan komunitas, serta meningkatkan visibilitas dan pengakuan positif terhadap minoritas muslim di Kroasia.

Pada akhirnya, pembangunan Islamic Center di Osijek menjadi puncak soft diplomacy Indonesia sebagai wujud nyata nilai-nilai luhur bangsa yang tertuang dalam Asta Cita pemerintah.

Libatkan masyarakat lewat Dompet Dhuafa

Miniatur gedung Islamic Center yang akan dibangun di Osijek, Kroasia.Foto/videographer: Riko Desendra Miniatur gedung Islamic Center yang akan dibangun di Osijek, Kroasia.

Seperti dijelaskan,skema pendanaan Islamic Center Osijek bersifat kolaboratif, di mana pemerintah RI melalui Indonesia Aid telah menyalurkan bantuan sebesar 1 juta euro.

Namun, proyek ini membutuhkan dana yang lebih besar, sehingga pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan Islamic Center Osijek.

Dompet Dhuafa, sebagai lembaga filantropi yang dipercaya masyarakat Indonesia, telah menyatakan komitmennya untuk menyalurkan donasi tambahan dan aktif menggalang dana wakaf dari masyarakat luas.

Baca juga: Pemerataan Gizi, Dompet Dhuafa Kirim 35 Ribu Domba dan Kambing ke Daerah Minim Pekurban

Keterlibatan Dompet Dhuafa membawa pesan mendalam tentang gotong royong, kepedulian antarumat, dan visi kolektif masyarakat Indonesia dalam menyebarkan nilai-nilai positif Islam.

Aksi kolaboratif ini menjadi bukti bahwa soft diplomacy bukan sekadar domain eksklusif pemerintah, melainkan upaya bersama seluruh elemen bangsa. Hal ini sejalan dengan semangat Asta Cita yang mendorong partisipasi kolektif untuk mencapai harmoni dan kemakmuran.

Kontribusi lembaga filantropi seperti Dompet Dhuafa dan lembaga lainnya memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas. Ini menunjukkan kedalaman karakter bangsa yang dermawan dan peduli terhadap sesama muslim di seluruh dunia.

Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, didukung oleh semangat filantropi dari Dompet Dhuafa, Indonesia tidak hanya mendirikan sebuah bangunan, tetapi juga menanam benih perdamaian, toleransi, dan pemahaman di jantung Eropa.

Baca juga: Komisi Eropa: Tak Ada Bukti Hamas Curi Bantuan di Gaza

Inisiatif ini merupakan langkah konkret menuju cita-cita besar Indonesia Maju, mengukir jejak cemerlang di panggung global, dan mewujudkan harmoni yang didambakan oleh seluruh umat manusia.

Kini, saatnya lembaga filantropi, individu, dan seluruh elemen masyarakat Indonesia bersama-sama terlibat dalam inisiatif bersejarah ini.

Mari mewujudkan impian besar ini dengan berwakaf melalui Dompet Dhuafa dan lembaga filantropi terpercaya lainnya.

Setiap wakaf yang disalurkan bukan hanya investasi pada sebuah bangunan, tetapi juga untuk masa depan generasi yang akan menemukan cahaya Islam yang damai dan inklusif di tengah benua Eropa.

Baca juga: Gubernur Mualem Tekankan Pentingnya Tanah Wakaf Masjid Baiturrahman untuk Umat

Terkini Lainnya
Tujuh Program Kawasan Sehat dari LKC Dompet Dhuafa Sukses Hadirkan Dampak Nyata di Pulau Kelapa

Tujuh Program Kawasan Sehat dari LKC Dompet Dhuafa Sukses Hadirkan Dampak Nyata di Pulau Kelapa

Inspirasi
Hijaukan Gunungkidul, Dompet Dhuafa Ajak Warga Olah Sampah Organik Jadi Kompos

Hijaukan Gunungkidul, Dompet Dhuafa Ajak Warga Olah Sampah Organik Jadi Kompos

Inspirasi
PLN dan Dompet Dhuafa Dorong Generasi Unggul di Sinjai lewat Program Desa Berdaya

PLN dan Dompet Dhuafa Dorong Generasi Unggul di Sinjai lewat Program Desa Berdaya

Inspirasi
Seminar LKC Dompet Dhuafa: Budaya dan Dukungan Keluarga Jadi Kunci Sukses Menyusui di Indonesia

Seminar LKC Dompet Dhuafa: Budaya dan Dukungan Keluarga Jadi Kunci Sukses Menyusui di Indonesia

Inspirasi
Hiburan dan Kebaikan Berdampingan: Konser JUMBO dan Kisah di Balik Musala Dompet Dhuafa

Hiburan dan Kebaikan Berdampingan: Konser JUMBO dan Kisah di Balik Musala Dompet Dhuafa

Inspirasi
Bendera Merah Putih Raksasa Membentang di Arus Deras Cikaso, Simbol Perjuangan Meraih Ilmu

Bendera Merah Putih Raksasa Membentang di Arus Deras Cikaso, Simbol Perjuangan Meraih Ilmu

Inspirasi
Dorong Pengembangan Karakter Anak, Dompet Dhuafa Gelar Jambore Sekolah Budi Pekerti

Dorong Pengembangan Karakter Anak, Dompet Dhuafa Gelar Jambore Sekolah Budi Pekerti

Inspirasi
Rayakan Kemerdekaan Ke-80 RI, Dompet Dhuafa dan Kitabisa.com Resmikan Jembatan Gantung di Gowa

Rayakan Kemerdekaan Ke-80 RI, Dompet Dhuafa dan Kitabisa.com Resmikan Jembatan Gantung di Gowa

Inspirasi
Perkuat

Perkuat "Soft Diplomacy" RI, Dompet Dhuafa Galang Wakaf untuk Islamic Center Indonesia di Kroasia

Inspirasi
Dana Ziswaf Dompet Dhuafa Tumbuh 13,79 Persen, Bukti Masyarakat Makin Peduli Sesama

Dana Ziswaf Dompet Dhuafa Tumbuh 13,79 Persen, Bukti Masyarakat Makin Peduli Sesama

Inspirasi
Rutin Berzakat Lewat Dompet Dhuafa, Pasutri Ini Rasakan Keberkahan dan Kemudahan Layanan

Rutin Berzakat Lewat Dompet Dhuafa, Pasutri Ini Rasakan Keberkahan dan Kemudahan Layanan

Inspirasi
Fairuz A Rafiq, Olivia dan Marcella Zalianty Tebar Zakat Fitrah 300 Paket Sembako

Fairuz A Rafiq, Olivia dan Marcella Zalianty Tebar Zakat Fitrah 300 Paket Sembako

Inspirasi
Dompet Dhuafa Pimpin Diplomasi Kemanusiaan Indonesia untuk Palestina

Dompet Dhuafa Pimpin Diplomasi Kemanusiaan Indonesia untuk Palestina

Inspirasi
Dorong Kemaslahatan Umat, Dompet Dhuafa dan BPKH Gelar Hajj-Preneur

Dorong Kemaslahatan Umat, Dompet Dhuafa dan BPKH Gelar Hajj-Preneur

Inspirasi
Dompet Dhuafa, Army BTS Indonesia, dan Marc Klok Ajak Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran

Dompet Dhuafa, Army BTS Indonesia, dan Marc Klok Ajak Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran

Inspirasi
Bagikan artikel ini melalui
Oke