KOMPAS.com — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus digitalisasi, kebutuhan akan literasi digital menjadi semakin mendesak. Utamanya, bagi generasi muda di daerah.
Menjawab tantangan itu, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) 3 B Sulawesi bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel) menghadirkan Program Pendidikan Literasi untuk Ekonomi Digital Desa Berdaya Sinjai.
Program tersebut diresmikan di Kawasan Madaya, Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat, Sulsel, Kamis (21/8/2025).
Peresmian turut dihadiri oleh Bupati Sinjai Ratnawati Arif, Kepala Dinas Pendidikan Sinjai Irwan Suaib, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Dr Mansyur, dan Kepala Dinas PMD Dr Yuhadi Samad.
Kemudian, Pimpinan Dompet Dhuafa Sulsel Heru Pandu Satrio, Camat Sinjai Barat A Nasrun, Kepala Desa Arabika Harianto, serta Pengelola Kawasan Madaya Ramly Usman.
Baca juga: Seminar LKC Dompet Dhuafa: Budaya dan Dukungan Keluarga Jadi Kunci Sukses Menyusui di Indonesia
Sebelumnya, program Desa Berdaya telah berjalan telah berjalan selama satu tahun untuk memberdayakan masyarakat melalui penguatan ekonomi, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta pembangunan infrastruktur.
Melalui peresmian program Desa Berdaya, PLN Peduli dan Dompet Dhuafa menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program berbasis pendidikan, literasi, serta pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di Kabupaten Sinjai.
Hal tersebut juga dilakukan untuk membantu pengembangan program di Sulawesi Selatan.
Bantuan program pendidikan di Sinjai dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi terbaik.
Melalui program itu, baik PLN maupun Dompet Dhuafa akan menggulirkan sejumlah kegiatan strategis.
Kegiatan tersebut, seperti pemberian beasiswa pendidikan, pelatihan persiapan masuk perguruan tinggi negeri (PTN), pelatihan sekolah guru literasi, dan pembangunan sarana lab digital.
Baca juga: Hiburan dan Kebaikan Berdampingan: Konser JUMBO dan Kisah di Balik Musala Dompet Dhuafa
Beragam inisiatif itu diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda, khususnya di Sinjai, agar mereka semakin siap menghadapi tantangan dan mampu bersaing di era digital.
Local Leader Kawasan Madaya, Desa Berdaya Sinjai, Ramly Usman menyampaikan rasa syukur atas hadirnya dukungan PLN dan Dompet Dhuafa melalui program pendidikan literasi.
“Pemberdayaan kopi di Sinjai itu ibarat satu biji kopi membuka jalan beribu kebaikan bagi masyarakat Desa Berdaya. Tahun ini, bagian dari program corporate social responsibility (CSR) PLN UIP 3 B Sulawesi memberikan dukungan untuk Program Pendidikan Literasi. Alhamdulillah, ini akan menjadi jalan penerang dari mimpi menjadi kenyataan,” ujar Ramly dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (31/8/2025).
Sementara itu, Heru menilai bahwa kolaborasi yang dilakukan secara berkelanjutan penting untuk dipertahankan.
“Dompet Dhuafa sudah berusia 32 tahun. Semangat kolaborasi untuk mendorong implementasi zakat modern perlahan kita wujudkan bersama di Sulsel. Program pendidikan yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk melahirkan generasi terbaik dari Sinjai. 10 hingga 15 tahun ke depan kami ingin agar mereka dapat membawa kebanggaan bagi kabupaten ini,” jelas Heru.
Baca juga: Bendera Merah Putih Raksasa Membentang di Arus Deras Cikaso, Simbol Perjuangan Meraih Ilmu
Di sisi lain, General Manager PLN UIP 3 B Sulawesi Fermi Trafianto menuturkan bahwa PLN senantiasa berkomitmen mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program CSR mereka perseroan.
“Di Desa Arabika ini, kami mengembangkan pemberdayaan petani kopi sekaligus memberikan dukungan di bidang pendidikan. Harapannya, kontribusi ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Fermi.
Berkat bantuan yang diberikan, Ratnawati selaku Bupati Sinjai mengapresiasi langkah kolaborasi antara PLN dengan Dompet Dhuafa.
Ia menilai, kolaborasi dari keduanya sebagai upaya memperkuat SDM di daerah-daerah.
“Kami sangat mendukung program pendidikan yang digagas PLN bersama Dompet Dhuafa. Fokus kami adalah membangun SDM yang cerdas, berdaya, dan mampu bersaing menuju Indonesia Maju. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata pemberdayaan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan,” kata Ratnawati.
Baca juga: Dorong Pengembangan Karakter Anak, Dompet Dhuafa Gelar Jambore Sekolah Budi Pekerti